Image

Mahir Merangkai Kata, Nara 'Dewi Dewi' Luncurkan Buku Puisi Dunia Laksmi

Vania Ika Aldida, Jurnalis · Sabtu 12 Agustus 2017, 03:01 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 08 12 33 1754541 mahir-merangkai-kata-nara-dewi-dewi-luncurkan-buku-puisi-dunia-laksmi-2FW2KP2e78.jpg Nara 'Dewi Dewi' (Foto: Instagram)

JAKARTA - Salah satu personel Dewi Dewi, Ullynara Zungga Vriscarinie Syahvira, atau yang akrab disapa Nara, baru saja meluncurkan sebuah buku kumpulan puisi berjudul Dunia Laksmi di kawasan Warung Jati, Jakarta Selatan. Buku yang dikarang Nara tersebut diketahui berisi kurang lebih 60 buah puisi yang ditulisnya sejak pertengahan tahun 2016.

(Baca Juga: Nara 'Dewi Dewi' Siap Terbitkan Buku Puisi Usai Lebaran)

(Baca Juga: Meski Non-Muslim, Tika 'Dewi Dewi' Ikut Temani Nara Puasa)

Dalam acara launching buku Dunia Laksmi, pihak penerbit yang diwakili oleh Abdullah Manuri mengaku sempat pesimis dengan buku yang dikarang oleh wanita 26 tahun yang berada di bawah naungan Star Media Nusantara tersebut. Akan tetapi ia mengaku termotivasi untuk dapat kembali menerbitkan buku kedua yang kemungkinan akan ditulis lagi oleh wanita asal Jember tersebut.

"Memang di awal saya sebetulnya agak pesimis ya dengan buku kumpulan puisi. Di awal diskusi ya ada poin-poin yang membuat saya pesimis tapi saya merasa bahwa Nara punya potensi dan ini pertama kalinya kami menerbitkan buku dengan konsep puisi," ujar Abdullah Mansuri selaku pihak Mans Publishing.

(Baca Juga: Tika dan Nara Sempat Saling Tak Suka di Awal Dewi Dewi)

(Baca Juga: Tika 'Dewi Dewi' Ikut Mudik ke Kampung Halaman Nara)

"Saya akui begitu baca saya suka, saya sadar betul dia punya bakat menulis yang cukup baik. Banyak kalimat yang luar biasa bagus tapi juga tidak sulit untuk orang menerjemahkannya. Jadi saya bersyukur bisa menjadi publisher, dan saya berharap ini bukan karya pertama tapi bisa terus berlanjut ke karya berikutnya," sambungnya.

Sempat dirasa kurang yakin oleh penerbit, Nara mengaku terus berusaha untuk meyakinkan pihak Mans Publishing. Bahkan selang beberapa bulan pengajuan buku kumpulan puisi tersebut, dirinya bisa langsung melihat bukunya naik cetak dan melakukan launching.

"Kalau nulisnya itu dari 2016 pertengahan sampai awal 2017, habis itu saya ajukan ke penerbit, ke Pak Abdullah Mansuri dan beliau suka, terus saya ajukan juga untuk ilustratornya, beliau setuju," papar Nara.

"Terus lanjut ke proses editing, di-review, mana yang harus ditambahin biar puisinya bagus dan beruntun, akhirnya sekitar dua sampai tiga bulan setelah saya mengajukan ke penerbit, bukunya sudah bisa terbit dan di cetak," tambahnya.

Lebih lanjut, wanita lulusan Sastra Inggris, Universitas Jember ini mengaku bahwa pada awalnya dirinya ingin membuat sebuah novel, bukan kumpulan puisi. Akan tetapi, dirinya yang mengaku kehilangan inspirasi memilih memanfaatkan waktu menganggurnya untuk membuat puisi.

"Iya awalnya memang ingin buat novel, tapi ketika saya sedang menulis novel, saya merasa bahwa saat menulis novel itu kita harus sangat terinspirasi. Jadi kalau enggak terinspirasi itu jadi mandek," ungkapnya.

"Nah di sela-sela mandek itu saya suka nulis puisi, makanya saya akhirnya bikin buku buku kumpulan puisi," tandasnya.

(aln)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini