Image

Ditangkap Akibat Kepemilikan Ganja, Marcello Tahitoe Terancam Penjara Maksimal 12 Tahun

Adiyoga Priambodo, Jurnalis · Jum'at 11 Agustus 2017, 01:01 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 08 11 33 1753739 ditangkap-akibat-kepemilikan-ganja-marcello-tahitoe-terancam-penjara-maksimal-12-tahun-Am0bTCx1Yp.jpg Marcello Tahitoe (Foto: Instagram)

JAKARTA - Marcello Tahitoe diancam dengan pasal berlapis usai ditetapkan sebagai tersangka penyalahgunaan narkoba. Pernyataan itu disampaikan Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Iwan Kurniawan saat ditemui di kantornya, Kamis 10 Agustus 2017.

(Baca Juga: Tak Pernah Cari Sensasi, Ello Telan Kenyataan Terlibat Kasus Narkoba)

(Baca Juga: Marcello Tahitoe Tertangkap Akibat Kepemilikan Ganja, Begini Kronologinya)

"Kita terapkan ada Pasal 111 dan juga 127 (KUHP)," kata Kombes Pol Iwan.

Seperti telah diberitakan sebelumnya Marcello Tahitoe ditangkap di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan. Bersamaan dengan penangkapan Ello, polisi turut mengamankan barang bukti berupa narkoba jenis ganja sebanyak dua paket.

Selain Ello, polisi juga menangkap dua rekannya yang berinisial DM dan RGG. DM turut ditetapkan sebagai tersangka bersama Ello, sementara RGG dikembalikan lantaran tidak terbukti melakukan unsur pidana.

(Baca Juga: Pakai Ganja, Marcello Tahitoe Dianggap Terobsesi Kurt Cobain)

(Baca Juga: Pengacara Tegaskan Ello Ingin Sembuh dari Jerat Narkoba)

Dengan dikenakannya pasal tersebut, Ello terancam pidana penjara minimal empat tahun. "Itu ancamannya cukup berat, empat tahun sebagai yang tanpa hak dia memiliki, menyimpan, menguasai," ujar Kombes Pol Iwan.

Sementara untuk pidana maksimal, Ello terancam mendekam di balik jeruji besi selama dua belas tahun.

Saat ini, Ello dan satu orang rekannya yang berinisial DM sudah ditahan di Mapolres Metro Jakarta Selatan. Keduanya masih menjalani pemeriksaan lanjutan serta mengikuti proses assessment untuk menetapkan apakah keduanya dapat rehabilitasi atau tidak.

"Hasilnya (assessment) belum saya lihat sehingga saya belum bisa memberikan secara detail kepada rekan-rekan. Takutnya salah," tutur Kombes Pol Iwan.

(aln)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini