Gara-Gara SMASH Vakum, Rangga Moela Akui Banting Setir Jadi Designer

Sumarni, Jurnalis · Selasa 08 Agustus 2017 09:52 WIB
https: img.okezone.com content 2017 08 08 33 1751678 gara-gara-smash-vakum-rangga-moela-langsung-jadi-designer-ehJQ0tfe9L.jpg Rangga Moela (Foto: Marni/Okezone)

JAKARTA - Pentolan boyband SMASH, Rangga Dewamoela Soekarta atau yang akrab disapa Rangga Moela mengungkap momen-momen saat grup yang membesarkan namanya itu vakum. Dari yang fokus berkarier sebagai penyanyi, Rangga ternyata mendadak banting setir menjadi seorang entrepreneur.

Diakui Rangga, hal pertama yang dilakukan olehnya saat SMASH vakum adalah membangun bisnis baru. Pada 2014, pria 29 tahun itu segera membentuk usaha di bidang clothing line. Meskipun dalam beberapa kesempatan Rangga tetap menerima side job sebagai host di berbagai program acara televisi.

BACA JUGA: Rutinitas Padat, Rangga Moela Tunda Program Diet

BACA JUGA: SM*SH Berusaha Bangkit Demi Fans

"Sejak 2014. Semenjak SMASH sendiri-sendiri hal yang aku lakuin selain ngehost di acara musik sendiri, bikin fashion line, bisnis gitu," ungkapnya kepada Okezone di studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. 

Keputusan Rangga terjun sebagai designer pakaian ternyata sudah terpikirkan sejak lama. Menurut pelantun tembang hits I Heart You, ide membuka gerai hingga merancang pakaian telah terbentuk sejak duduk di bangku kuliah. Hanya, kala itu keinginannya tidak dapat terwujud.

Disamping itu, berbicara alasan lain soal pilihan Rangga terhadap fashion sejatinya karena ia telah berhasrat menciptakan mode nyentrik bagi dirinya sendiri. Namun, pria asal Bandung, Jawa Barat itu tidak menyangka banyak permintaan agar baju-baju yang dirancang olehnya segera diproduksi dalam jumlah banyak.

BACA JUGA: Rangga Moela Kenang Momen Jadi Juara Lomba Nyanyi

BACA JUGA: Alasan Rangga 'SMASH' Belum Ingin Cari Pacar

"Karena emang sebenernya rencana ini dari kuliah tapi partner aku ke Korea. Jadi akhirnya ditunda. Awalnya sebenernya niatnya bikin sesuatu yang bisa dipakai sama diri aku sendiri. Intinya itu aja sih sebenernya," jelasnya.

Ia pun menambahkan, "Karena kan susah yah. Kayak mau cari baju begini (nyentrik) tapi di Indonesia enggak punya yang unik. Akhirnya aku mencoba bikin sendiri, eh banyak yang tertarik. Yaudah deh diseriusin."

Sedari awal, pemain Cinta Cenat Cenut itu memang hobi merancang pakaian meskipun tidak pernah belajar ilmu design secara serius. Oleh karena itu, ia sangat bersyukur dapat menggeluti bidang usaha sekaligus menerapkan hobi yang telah lama dicintai dalam waktu bersamaan.

"Semua baju yang aku jual, iya aku yang design. Semuanya otodidak sih. Mungkin emang suka fashion dari kecil. Karena kan aku anak tunggal sering didandani mamah. Akhirnya sampe dewasa jadi melek fashion. Jadi kenapa enggak sih bikin sesuatu bisnis ini karena orangtuaku juga basicnya bisnis," pungkasnya.

(ade)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini