"Justru kalau (adegan dinilai) terlalu bahaya berarti animasinya berhasil," ujar Nagita dalam tayangan GoSpot pada Selasa (8/8/2017).
"Banyak yang bilang adegan bahaya tapi itu semua computerize," tambah Raffi.
Terkait sejumlah efek tersebut, Raffi mengatakan bahwa ini adalah caranya melakukan tes pasar film keluarga Indonesia dengan efek komputerisasi. Rencananya, jika mendapat sambutan positif akan dibuatkan sekuel nantinya.
BACA JUGA: Raffi Ahmad Bingung Anaknya Tolak Dipanggil Rafathar