nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kenang Putri Diana, Film Dokumenter Our Mother: Her Life and Legacy Resmi Dirilis

Agregasi VOA, Jurnalis · Senin 24 Juli 2017 05:30 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 07 23 206 1742484 kenang-putri-diana-film-dokumenter-our-mother-her-life-and-legacy-resmi-dirilis-5qQTfPzvHG.jpg Lady Diana. (Foto: InTouchWeekly)

LONDON – Meski Putri Diana telah meninggal dunia 20 tahun lalu, namun Pangeran William dan Harry akan kembali mengenang kisah sang ibu lewat film dokumenter baru televisi soal ibunda mereka yang siap disiarkan mulai Senin (24/7/2017).

Film berdurasi 90 menit tersebut berjudul "Diana, Our Mother: Her Life and Legacy" yang akan mengenang kehidupan dan karya Diana, demikian dinyatakan Istana Kensington seperti dikutip dari VOA Indonesia.

Diana, istri pertama pewaris takhta Pangeran Charles, tewas dalam kecelakaan mobil di Paris pada Agustus 1997 saat William berusia 15 tahun dan Harry berusia 12 tahun. Saat itu ia masih berusia 36 tahun.

Dalam film dokumenter tersebut, William – cucu Ratu Elizabeth dan pewaris kedua takhta Inggris - dan Harry berbicara tentang masa kecil sambil melihat foto dalam album keluarga yang telah diatur oleh Diana.

Awal 2017, William berbicara tentang bagaimana rasa terkejut akan kehilangan ibu masih terasa 20 tahun setelah kematiannya. Harry mengatakan, ia perlu bantuan psikolog untuk membantu mengatasi kesedihan tersebut.

Film tersebut dibuat oleh Oxford Film and Television, dan akan disiarkan di Inggris pada saluran televisi ITV, mulai Senin. Sejumlah acara peringatan direncanakan untuk mengenang kematian Diana.

Meski kematiannya sudah lewat dua dekade, ternyata, kepergian sang Ibu masih dirasa sakit oleh kedua anaknya, baik Pangeran William dan Harry.

"Aku akan butuh nasihatnya (Putri Diana). Aku ingin dia bertemu Catherine dan melihat anak-anaknya tumbuh. Aku sedih dia tidak akan bisa, dan mereka tidak akan pernah menemuinya," kata Pangeran William dalam sebuah wawancara bersama majalah GQ.

Suami Kate Middleton itu baru bisa bebas bicara soal ibunya setelah dua puluh tahun kematiannya. Luka yang dirasakannya justru semakin dalam dengan peliputan media. Pasalnya, beliau merasa terus diingatkan.

"Ini bukan seperti kesedihan orang lainnya, karena semua orang tahu ini, tahu ceritanya, semua orang tahu dia. Beda ceritanya buat kebanyakan orang yang bisa menyembunyikan atau membagikannya semau mereka," lanjut Pangeran Wiliam.

Melirik dari sejarahnya, Putri Diana diketahui meninggal dunia karena tabrakan mobil sebuah terowongan di Paris, Prancis. Kejadian itu juga membunuh dua orang lainnya yaitu sang supir dan pendampingnya.

(FHM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini