Sama-Sama Gantung Diri, Chester Bennington Meninggal di Hari Ulang Tahun Chris Cornell

Fahmi Abidin Achmad, Jurnalis · Jum'at 21 Juli 2017 09:00 WIB
https: img.okezone.com content 2017 07 21 33 1741178 sama-sama-gantung-diri-chester-bennington-meninggal-di-hari-ulang-tahun-chris-cornell-jqYmiIjpDy.jpg Chester Bennington dan Chris Cornell. (Foto: E! Online)

LOS ANGELES – Ada kisah sedih dibalik meninggalnya vokalis Linkin Park Chester Beninngton, ia sebelumnya sempat menghadiri pemakaman ikon musik Grunge Chris Cornell yang juga tewas akibat bunuh diri. Bersama rekan bandnya, Brad Delson, Chester membawakan lagu Hallelujah karya Leonard Cohen sebagai persembahan terakhir untuk Chris pada 23 Mei lalu.

Namun tak disangka, di hari ulang tahun Chriss Cornell yang jatuh pada 20 Juli 2017, ia justru menyusul dewa musik Grunge itu dengan aksi yang sama yakni bunuh diri dengan cara menggantung di langit-langit rumah kediamannya di kawasan Palos Verdes Estates, Los Angeles pada pukul 9 pagi.

Chris Cornell merupakan vokalis band Soundgarden dan Audioslave, ia bunuh diri di kamar hotelnya dengan cara gantung diri. Menyedihkan, Chester pun meninggal dunia di hari ulang tahun Cornell yang ke-53 dengan cara sama.

Sayang hingga kini, motif kematian Chester belum bisa diungkapkan pihak Kepolisian Los Angeles. Namun rumor yang beredar menyebut ia tak sanggup melawan depresi, terlebih lagi dirinya sempat mengalami ketergantungan alkohol dan obat-obatan terlarang.

Saat bersama Linkin Park, Chester masih menghadapi ketergantungan alkohol dan sempat berhenti pada 2011. Namun, depresi yang melanda dirinya kian tak terbendung hingga akhirnya ia terpaksa mengikuti rehabilitasi minuman beralkohol.

Meninggal di usia 41 tahun, kematian Chester meninggalkan luka mendalam bagi rekan bandnya terutama Mike Shinoda yang masih tak percaya akan kejadian tersebut. “Terkejut dan patah hati, namun ini kenyataan. Pernyataan resmi akan segera kami siarkan setelah rampung,” tulisnya di akun Twitter pribadinya @mikeshinoda.

Melirik sejarah kehidupannya, saat berusia 11 tahun, orangtuanya sempat bercerai dan membuat dirinya depresi hingga mengonsumsi narkoba seperti marijuana, ketergantungan alkohol, kokain, obat-obatan terlarang, dan Lysergic Acid Diethylamide (LSD).

Meski demikian, kariernya sangat cemerlang dan menjadi salah satu band rock paling dipandang di dunia. Bersama Linkin Park, Chester sukses menelurkan 7 album mulai dari 'Meteora' (2003), 'Minutes to Midnight' (2007), 'A Thousand Suns' (2010), 'Living Things' (2012), 'The Hunting Party' (2014), dan 'One More Light' yang dirilis pada Februari 2017.

(FHM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini