"Lagu yang pertama kali bisa menggerakan orang bule begitu dengar gamelan 20 ribu orang di Bosnia mencengang. Di sana pas kita minta nyanyi lirik kita, mereka kompak teriak mengatakan Yogyakarta," ujar Vaiz saat ditemui di De Leila Cafe, FX Sudirman.
V1MAST memiliki tujuan positif untuk melestarikan musik tradisional yang kini sudsh jarang terdengar. Dua sahabat ini berharap agar Indonesia memiliki World Music (yang menyuguhkan musik tradisional dipadu musik modern) yang khas dengan unsur etnik.
"Sangat disayangkan kalau Indonesia belum punya World Music musiknya sendiri. Kita memberikan unsur modern pop rock yang penting menembus zaman," ujar Viza.
"Semoga anak muda zaman sekarang enggak malu dan percaya diri memainkan alat musik tradisional," imbuh Vais.
(edh)