Potret Indonesia di Java Jazz Festival 2016

Raynaldi Wahyu, Jurnalis · Rabu 02 Maret 2016 21:30 WIB
https: img.okezone.com content 2016 03 02 205 1326177 potret-indonesia-di-java-jazz-festival-2016-VNeC7RPBhq.jpg Java Jazz 2016 (Foto: Twitter)

JAKARTA - Perhelatan musik Jazz terbesar se-Asia Tenggara, Java Jazz Festival (JJF) 2016 tinggal menghitung hari. Seluruh persiapan JJF yang ke-12 ini akan berlangsung pada tanggal 4, 5 dan 6 Maret mendatang di Jakarta Internasional Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta Pusat ini pun sudah hampir rampung diselesaikan.

"Sudah hampir selesai semua. Konstruksi selesai 75 persen. Penjualan tiket terus kami lakukan," ucap Dewi Gonta selaku pihak promotor Java Festival Production di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Rabu (2/3/2016).

Tema yang diusung pada JJF 2016 kali ini, pihak penyelenggara mengambil tema daerah. Toraja terpilih menjadi ikon dalam pagelaran musik Jazz dengan suguhan 11 panggung ini. JJF memang selalu mengambil potret Indonesia.

"Tema yang kami angkat desain Toraja. Karena dua tahun lalu temanya Barong dan Wayang. Konsepnya tetap sama," ucapnya.

Dewi berharap agar festival tahunan ini dapat berlangsung meriah dan menjadi tolak ukur pencapaian perhelatan acara musik Indonesia di kancah dunia. Mengingat sederet band jazz Tanah Air siap memecahkan suasana dan tak kalah dengan musisi internasional.

"Tantangan kami tahun ini bahwa kita di Indonesia bisa menyelenggarakan festival musik bertaraf internasional dengan aman," ucapnya.

Sekira 400 musisi dan penyanyi Jazz dalam dan luar negeri pun akan menghibur seluruh penonton JJF 2016. Untuk musisi luar negeri, mereka adalah Chris Botti, Sting, Patti Austin with Jazz Orchestra of Concert Gebouw, Robin Thicke, Tokyo Ska Paradise Orchestra, Boney James, dan lainnya.

(aln)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini