Share

Apresiasi untuk Film yang Mengangkat Keindahan Indonesia

Prabowo, Jurnalis · Kamis 15 Oktober 2015 02:22 WIB
https: img.okezone.com content 2015 10 14 206 1231481 apresiasi-untuk-film-yang-mengangkat-keindahan-indonesia-dHNz9MSzDv.jpg

YOGYAKARTA - Produksi film di Indonesia mengalami pertumbuhan yang pesat. Itu terbukti dengan produksi film layar lebar yang selalu mengantri waktu tayang di berbagai gedung bioskop, bersaing dengan film luar negeri.

Selain jadi komoditi ekonomi, setiap sineas harus membuat film yang bermutu dan mendidik. Film juga memiliki peran yang cukup besar pada masyarakat, salah satunya dalam mengangkat budaya dan kearifan lokal suatu wilayah.

Sineas film dokumenter, Wiranegara mengatakan, film merupakan karya seni budaya yang memiliki peran strategis dalam meningkatkan ketahanan budaya bangsa, dan kesejahteraan masyarakat. Dia memberi contoh, film yang menperkenalkan keindahan alam dan budaya Indonesia yang tentunya membawa pengaruh positif bagi perkembangan dunia pariwisata.

"Keindahan alam serta kekayaan budaya bangsa, merupakan modal yang potensial bagi perfilman untuk merangsang pertumbuhan ekonomi kreatif yang mampu menjadi sumber devisa negara," katanya.

Dia menyebut karya film, baik fiksi maupun non fiksi (dokumenter) yang mengupas tentang kehidupan, budaya, serta alam Indonesia dapat sebagai media promosi dunia pariwisata. Tentunya, film tersebut tak lepas dari media informasi dan hiburan.

"Potensi yang kita miliki itu dikemas dalam film, tentu bisa sebagai daya tarik wisata untuk singgah, dampaknya perkembangan dunia pariwisata makin maju," jelasnya.

Dia menyebut perkembangan teknologi yang serba digital saat ini, membuat semua lapisan masyarakat mampu membuat karya film. Perangkat kamera foto yang sekaligus bisa merekam video, serta teknologi komputer yang makin baik memudahkan sineas membuat film.

"Mari kita buat film tentang Indonesia, keindahan alam, budaya masyarakat, dan tentunya yang bermutu. Ayo tonton film Indonesia untuk memberi apresiasi pada para seniman film anak bangsa demi kemajuan perfilman kita," tuturnya.

Kasubbag Pengarsipan Pusat Pengembangan Perfilman Kemendikbud, Tri Armarita Siregar mengapresiasi film Indonesia yang mengambil peran dan tema tentang nilai budaya, kearifan lokal serta keindahan alam. Pihaknya akan memberi penghargaan bagi sutradara film di Benteng Vredeburg pada 24 Oktober 2015.

"Ada katageri penghargaan utama dan penghargaan inspiratif," katanya.

Penghargaan utama, kata dia, terdiri 14 apresiasi, mulai dari film fiksi panjang, film fiksi anak, film fiksi pendek kategori umum, dan pelajar, dokumenter umum dan pelajar, film biografi, dan masih banyak lainya.

Sementara kategori penghargaan inspiratif terdapat tiga item, yakni apresiasi adi karya, apresiasi adi insani, dan kajian akademik tentang film.

"Ini tahun ke empat kita berikan Apresiasi Film Indonesia. Pertama dan kedua di Jakarta, 2012 dan 2013. Kemudian 2014 di Medan, dan ke empat tahun ini di Yogyakarta," jelasnya.

(rik)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini