nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

"Belum Lihat, Tapi Sudah Komentar"

Johan Sompotan, Jurnalis · Jum'at 02 Juli 2010 15:11 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2010 07 02 33 348963 8S0fT4yIjP.jpg (ilustrasi/okezone)

JAKARTA - Praktisi Telematika Abimanyu Wachjoewidajat gerah mendengar adanya klaim kemiripan wajah artis Bunga Citra Lestari (BCL) yang ada dalam VCD panas yang kabarnya diperankan oleh Ariel-BCL.

“Dalam ilmu telematika, sesuatu yang masih menduga itu bukan analisa telematika. Belum lihat tapi sudah komentar, itu bukan telematika,” paparnya ditemui di FX Senayan, Jakarta, Jumat (2/7/2010).

Pria yang akrab disapa Abah ini mengatakan kepolisian saja sudah mengatakan itu tidak benar. Justru ada pemberitaan di salah satu media yang mengatakan sudah ada yang beredar.

“Makanya sekarang jadi kompleks. Oleh karenanya, kita butuh konfirmasi benar atau tidak,” kata dia.

Abimanyu menambahkan dia belum lihat video itu. Namun informasi dari portal, kata dia, bilang ada kemiripan BCL sekitar 30 persen dengan memakai sistem face recognize atau pengenalan wajah.

“Padahal face recognize (F/R) tidak bisa dipersentasikan. Dia hanya bisa mengatakan yes or no. Benar atau salah,” tegas Abimanyu.

Jika ada yang mengatasnamakan istilah face recognize (F/R), maka itu bukanlah telematika. Bisa jadi, kira Abimanyu, itu hanyalah image comparasion.

“Dengan cara mengkomparasikan gambar video dengan gambar asli orang yang dimaksud (dalam video),” urainya.

Bahkan Abimanyu mengatakan adalah rancu menganalisa dalam bentuk VCD. “Membelinya saja sudah melakukan kesalahan,” pungkasnya.

Seperti diketahui, sejumlah pedagang VCD di Manado sempat mengeluhkan isu yang telah merebak nasional tersebut. Mereka terkena imbas karena setelah isu tersebut diberitakan oleh media nasional, polisi jadi kerap razia.

Salah satu pedagang DVD bajakan di Pasar 45, pusat kota Manado. Pedagang yang tak bersedia disebutkan namanya ini, mengaku sudah beberapa kali ditanya pembeli yang mencari video mirip Ariel dan BCL. Akan tetapi, dia mengaku belum memilikinya. Hingga kini, dia hanya memiliki video mirip Ariel, Luna Maya, dan Cut Tari, yang mereka jual dengan cover Ipin-Upin. Bahkan usai upacara peringatan HUT Bhayangkara, Kapolda Sulawesi Utara Brigjen Pol Herian Aristarkus Yunus memerintah jajarannya untuk menangkap pengedar VCD Ariel di Manado.

(nov)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini