Cerita tersebut kemudian menyebar dan memicu perbincangan panas di media sosial. Sebagian warganet mempertanyakan sikap sang aktor, sementara yang lain meragukan kebenaran cerita tersebut. Pasalnya, tidak ada bukti yang memperkuat klaim itu.
Fable Company memastikan, langkah hukum yang akan mereka ambil tidak hanya akan ditujukan kepada pihak yang pertama kali menulis atau menyebarkan informasi hoax tersebut, namun juga mereka yang mengunggah ulang dan memperluas penyebarannya.
Agensi itu juga menegaskan prinsip serupa akan diterapkan terhadap penyebaran rumor, fitnah, dan pencemaran nama baik yang menargetkan artis lain di bawah manajemen mereka.
Pihak agensi meminta masyarakat tidak sembarangan menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya. Mereka menyatakan akan terus berupaya melindungi hak dan kepentingan para artis yang mereka wakili.*
(SIS)