Konflik personal itu kemudian menjadi bagian penting dalam cara Billy membangun ketegangan. Ia menyebut unsur psikologis turut dimainkan sehingga rasa takut yang muncul tidak semata-mata berasal dari kehadiran sosok POTE.
“Jadi bermain psikologis juga di situ dan tidak hanya mengandalkan jumpscare,” kata Billy.
Menariknya, Billy menganggap proses menentukan wujud dan cara menghadirkan POTE sebagai salah satu bagian paling menyenangkan dalam penggarapan serial ini. Ia bahkan menyebut interpretasi terhadap Pote sebagai “mainan baru” baginya sebagai sutradara.
“Satu lagi, interpretasi Pote-nya itu sendiri jadi mainan baru buat saya. Karena nanti mungkin di episode-episode berikutnya teman-teman bisa melihat bagaimana kita merepresentasikan sosok Pote ini,” pungkas Billy.
(kha)