Bagi kelimanya, Ayah adalah sosok yang membuat mereka merasa dicintai dan diterima apa adanya. Ikatan inilah yang menjadi inti cerita Istimewa, tentang betapa berartinya kehadiran seseorang dalam hidup dan keberanian yang tumbuh saat kita berusaha menemukan kembali orang yang disayangi.
Di balik penayangannya, Istimewa juga membawa harapan untuk memperluas dukungan bagi anak-anak penyandang disabilitas. Abdullah Mansuri menyampaikan komitmen untuk membangun Rumah Singgah Istimewa di setiap provinsi Indonesia apabila film ini mencapai satu juta penonton.
Rencana tersebut diharapkan membuka lebih banyak ruang bagi anak-anak istimewa untuk belajar, berkarya, dan mengembangkan kemampuan mereka. Semangat penerimaan yang hadir dalam film diharapkan dapat berlanjut melalui dukungan dan kesempatan dalam kehidupan sehari-hari.
Film produksi Kairos Pictures ini dibintangi oleh Mathias Muchus sebagai Pak Mahendra, bersama Yanni Melwani, Zulfadli Aldiansyah, Bambang Ceper, Rein, Niatus Sholihah, Salsabila Bella, Maxime Mustofa, Ajil Ditto, Agus Kuncoro, Ence Bagus, Komo Ricky, serta jajaran pemain lainnya.
Saksikan perjalanan Aldo, Bimo, Ken, Nita, dan Mul dalam film “Istimewa”, tayang di bioskop Indonesia mulai hari ini, 17 September 2026.
(kha)