JAKARTA – Kehadiran aplikasi V+Short tidak hanya memberikan warna baru bagi industri hiburan digital, tetapi juga menghadirkan tantangan teknis bagi para aktor yang terlibat di dalamnya. Dalam sesi wawancara saat streaming peluncuran di MNC Mini Theater, para pemeran micro drama mengungkapkan bagaimana rasanya berakting untuk format vertikal dengan tempo yang sangat cepat.
Salah satu cast, Aida Princessa mengungkapkan bahwa format micro drama di V+ Short memberikan ruang eksplorasi yang unik bagi seorang aktor. Meski durasinya singkat, pendalaman karakter tetap dilakukan secara totalitas sejak proses reading hingga syuting berakhir.
"Sebagai aktor, kita paling suka memainkan karakter yang 'full' sampai akhir. Kita sudah diberikan script yang jelas karakternya dari awal sampai akhir bakal seperti apa. Kita bisa mengeksplorasi emosi dan perbedaan karakter bersama lawan main serta sutradara dengan penuh," jelas Aida saat diwawancarai di MNC Mini Theater, Jumat (8/5/2026).
Namun, ia tak menampik adanya tantangan teknis pada rasio layar. Format vertikal menuntut akting yang jauh lebih presisi dibandingkan layar lebar atau televisi biasa.
"Yang mungkin susah, aku harap orang bisa membedakan adalah ini kan vertikal, jadi ekspresi kita saat akting itu harus yang detail banget. Di situ kita memainkannya tidak bisa main-main," tambahnya.
Senada, cast V+ Short lainnya, Andy William menilai kekuatan utama dari konten di V+Short terletak pada kepadatan alur ceritanya. Penonton tidak akan menemukan adegan yang bertele-tele karena setiap detik sangat berharga untuk membangun rasa penasaran.
"Sebenarnya kenapa orang wajib nonton, karena akting kita itu lebih ke 'inti'-nya saja langsung. Jadi itu yang bikin orang penasaran," tutur Andy.