Afrian meminta para pemilik akun untuk segera menghapus konten fitnah itu jika tidak ingin berhadapan dengan hukum yang lebih berat. "Segera turunkan atau hapus berita-berita bohong tersebut, atau kita berhadapan dengan proses hukum," imbuhnya.
Sebagai informasi, Ustadz Solmed sempat dikaitkan dengan sosok pendakwah berinisial SAM yang diduga melakukan pelecehan seksual sesama jenis. Dia sempat membantah kabar tersebut namun beberapa akun medsos membuat konten dengan memajang namanya.*
(SIS)