JAKARTA - YouTuber Kim Geba alias Bung Korea ikut bersuara terkait konflik daring antara netizen Korea Selatan (K-netz) dengan warganet Asia Tenggara (SEAblings).
Perseteruan yang awalnya hanya sekadar saling sindir di media sosial itu, kini masuk dalam dugaan pelecehan agama yang membuat warganet Indonesia semakin marah.
Dalam utasnya di Thread, Bung Korea mengaku, merasa malu dengan 'serangan' bernada rasisme yang dilontarkan warga Korea Selatan terhadap warganet Asia Tenggara, terutama Indonesia.
“Sampai sekarang yang terlihat Korea Selatan seperti negara dengan teknologi maju tapi pemikiran (warganya) masih tertutup banget,” katanya dikutip dari Thread @bungkorea, Selasa (17/2/2026).
Bung Korea menilai, konflik K-netz vs SEAblings meluas karena kesombongan tanpa dasar warganet Korea Selatan. Dia juga menilai, tak ada alasan K-netz untuk merendahkan negara lain.
“Kaya melintir kagak. Ganteng atau cantik juga enggak. Mereka yang sembunyi di balik keyboard, tidak ada apa-apanya. Beraninya omong doang,” ujar YouTuber asal Korea Selatan itu menambahkan.
Karena itu, Bung Korea menilai, semua sindiran K-netz tak perlu diambil hati dan diladeni warganet Indonesia. Utas sang YouTuber ditanggapi beragam oleh warganet.
Sebagian meminta Bung Korea untuk 'menasihati' K-netz untuk tidak bersikap rasis, apalagi melecehkan agama. Lainnya menilai, warganet Indonesia hanya menganggap konflik tersebut sebagai ‘candaan’.
“Kita ngeladenin juga sambil rebahan, masak, dan nongkrong mas. Mereka (K-netz) saja yang take it personally. Kita mah menganggapnya cuma hiburan doang ????????,” ujar akun Thread @ap******ki.