JAKARTA - Dalam perayaan ulang tahun ke-6 platform over-the-top (OTT) Vision+, Executive Chairman MNC Group, Hary Tanoesoedibjo menegaskan bahwa Vision+ tidak bisa lagi hanya bertumpu pada pasar domestik jika ingin terus tumbuh secara berkelanjutan. Hal tersebut disampaikan Hary Tanoe dalam acara Syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-6 Vision+ yang digelar di iNews Tower, Jakarta pada Kamis (29/1/2026).
Ia mengatakan, enam tahun perjalanan Vision+ menjadi bukti bahwa platform ini bukan hanya hadir karena momentum, melainkan mampu bertahan dan berkembang di tengah industri media digital yang sangat kompetitif. Namun menurutnya, tantangan ke depan akan jauh lebih besar sehingga butuh strategi yang lebih berani yaitu dengan ekspansi global.
Hary Tanoe menjelaskan, pasar Indonesia memiliki keterbatasan dari sisi jumlah dan daya beli. Sehingga pertumbuhan jangka panjang akan sulit tercapai jika hanya mengandalkan audiens dalam negeri.
Karena itu, ia mendorong Vision+ untuk mulai melihat peluang di luar Indonesia. Hal ini dilakukan bukan hanya dengan memperluas distribusi, namun juga perlu memahami karakter pasar hingga strategi konten.
“Kalau mau menjadi besar, tidak cukup hanya kuat di pasar lokal. Harus berani masuk ke pasar global,” ujar Hary Tanoesoedibjo.