Mengenai kerugian yang dirasakannya, Yama Carlos akan berusaha untuk mencari solusi agar barang dagangan dari brand miliknya dapat terjual meski tidak lagi melalui live TikTok.
"Paling kerugian brand saya sendiri ya sisanya saya jadi afiliator. Paling ya yang mau cari solusinya yang brand saya, mungkin bisa dijual dengan cara lain,"ungkapnya.
Mengenai kritik soal terlibatnya artis di TikTok Shop, menurutnya artis ataupun bukan, semuanya memiliki hak yang sama untuk berjualan di TikTok Shop. Lagipula, omset fantastis selama ini bukan hanya didapat oleh kalangan artis melainkan banyak pula yang bukan merupakan seorang public figure juga meraup keuntungan fantastis dari hasil penjualan saat live di TikTok.
"Dugaannya yang teman-teman artis cuma dijadikan framing. Tapi kenyataan di luar publik figur sebagai artis, live di aplikasi itu yang nonton banyak omsetnya besar, ada juga banyak. Sekarang hak semua orang untuk berjualan di aplikasi TikTok kan nggak ada persyaratan artis nggak boleh jualan," pungkasnya.
(van)