"Marco sudah berpindah sekolah tanpa ada konfirmasi dari sekolah sebelumnya. Saya udah cross check konfirmasi berkali-kali, enggak ada komunikasi pihak sana,"imbuh dia.
"Surat keluar Marco dari sekolah itu juga enggak ada, terakhir saya komunikasi,"tambahnya.
Lebih lanjut, pria 42 tahun ini merasa aneh dengan keputusan Arifinita Dwi Putri memindahkan Marco ke sekolah barunya. Dalam kepindahan itu, terdapat kejanggalan, lantaran tidak menyertakan surat pindah dari sekolah asal.
"Sekolah menerima makanya saya juga mempertanyakan kepada pihak terkait, berwenang, menerima Marco di sekolah," kata Yama.
"Mungkin ini masih bisa dibuat, tidak ada masalah tapi sekolah yang baru ini kok bisa menerima Marco," sambungnya.
(ltb)