Hary menungkapkan Film Srimulat layak direkomendasikan untuk ditonton, selain lucu juga merupakan seni budaya komedi tradisional yang perlu dipertahankan dan dikembangkan.
“Berawal dari Solo tahun 1950, pernah berkembang di tiga kota; Solo, Jakarta dan Surabaya. Ayo kita ikut lestarikan Srimulat agar seni budaya komedi tradisional tetap exist dan bahkan berkembang,” pesan Hary.
(van)