Kemudian, sesuatu yang cepat viral pun biasanya akan mudah tenggelam kembali. Apalagi jika sesuatu viral sekaligus dibalut dengan sensasi, bukan personal branding secara positif.
Temi bilang, pentingnya menjadi diri sendiri untuk menciptakan personal branding bagi para konten kreator. Hal ini karena semua itu dapat dilihat orang lain, apa yang sebenarnya menarik dalam diri.
"Kenapa penting untuk jadi diri sendiri. Menurut saya sangat penting, karena hal-hal yang mandiri itu melekat pada diri kita," pungkasnya.
(dwk)