Temi bilang, pentingnya menjadi diri sendiri untuk menciptakan personal branding bagi para konten kreator. Hal ini karena semua itu dapat dilihat orang lain, apa yang sebenarnya menarik dalam diri.
"Kenapa penting untuk jadi diri sendiri. Menurut saya sangat penting, karena hal-hal yang mandiri itu melekat pada diri kita," ujarnya.
Namun ada kalanya ketika harus bekerja dan mengabdi kepada orang lain, maka jarang ada yang menjadi diri sendiri. Sehingga tak sedikit orang yang kesulitan untuk mengekspresikannya.
"Bekerja dengan orang, mengabdi dengan orang atau melakukan sesuatu untuk kepentingan orang. Itu biasanya bukan menjadi diri kita karena kita dibayar untuk berubah dari diri kita," tuturnya.
Lebih lanjut, permasalahan lainnya yaitu terkadang orang lain tidak semua paham tentang personal branding masing-masing. Sehingga tak heran, jika banyak konten kreator yang harus berhenti di tengah jalan dan terombang-ambing.
"Kalau serius ingin menjadi Konten Kreator, mulai lah kembali ke diri kita. Apa sih sebenernya kekuatan dari diri kita. Kalau kita bingung apa yang ada di diri kita, please tanya ke orang-orang terdekat. Apa sih kelebihan dari dalam diri gue," pungkasnya.
(dwk)