Fakta Menarik Film Tjoet Nja Dhien yang Telah Direstorasi

Pernita Hestin Untari, Jurnalis
Selasa 08 Juni 2021 03:30 WIB
Poster film Tjoet Nya' Dhien (Foto: Ist)
Share :

JAKARTA - Film biopik Tjoet Nja' Dhien kembali ditayangkan di bioskop Tanah Air pada Hari kebangkitan Nasional, 20 Mei 2021. Film yang pertama kali dirilis pada 1988 itu telah berhasil direstorasi.

Selain menampilkan tokoh nasional yang dijuluki Srikandi dari Serambi Mekah, Aceh ini. Film ini juga spesial lantaran mendapatkan 8 kategori Piala Citra.

Tak hanya itu, berikut beberapa fakta tentang yang dibintangi Christine Hakim ini seperti dirangkum MNC Portal Indonesia, Senin (7/6/2021).

Baca Juga:

Sandiaga Uno Terkesima Akting Christine Hakim di Film Tjoet Nja Dhien

Nonton Film Tjoet Nja' Dhien, Anies: Jangan Pernah Kau Khianati Negeri Ini

1. Habiskan Dana Rp1,5 miliar

Film yang digarap oleh sutradara Eros Djarot ini diketahui menghabiskan dana Rp1,5 miliar. Angka ini terbilang fantastis pada masanya. Terlebih pembuatan film kolosal kala itu biasanya mencapai Rp500 juta.

"Kami menyadari sekali film Indonesia paling mahal Rp500 juta saat itu produksi kolosal seperti Saur Sepuh. Tjoet Nja' Dhien sampai Rp1,5 miliar, 3 kali lipat. Saya pikir ada produser yang gila mau memproduksi film sejarah pada saat itu yang sangat sulit sekali mendapatkan investor kita harus bersyukur," kata Christine Hakim di YouTube Kemenparekraf.

2. Para Pemain Tak Dibayar

Karena membutuhkan dana yang tidak sedikit, film ini juga sempat mendapatkan kendala produksi lantaran biaya. Sampai akhirnya baru selesai usai 3 tahun diproduksi. Menariknya lagi para pemain dalam film ini pun rela tak dibayar.

Menurut Christine Hakim dirinya sudah merasa sangat bersyukur bisa ikut dalam pembuatan film itu.

"Pertama-tama kita memang sudah komitmen untuk tidak dibayar bukan karena mas Eros tidak membayar kita," katanya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Celebrity lainnya