"Hari ini, 7 November 2020, @N_AurelJKT48 telah melaporkan kejadian asusila yang menimpa dirinya pada tanggal 3 November 2020 lalu ke SPKT Polda Metro Jaya bersama JKT48 Operation Team yang ikut mendampinginya," lanjutnya.
Lebih lanjut, pihak JKT48 berharap agar kejadian tindakan asusila tidak lagi terjadi di dalam tubuh idol grup yang dikenal dengan tembang Heavy Rotation tersebut. Mereka juga berharap agar bukan hanya dalam JKT48 tindakan asusila tersebut tak lagi terjadi, tetapi juga kepada semua orang di luar sana.
"Kami berharap kejadian ini tidak terulang kembali, baik kepada member JKT48 maupun kepada siapa pun," jelasnya.
"Sekali lagi, terima kasih untuk kalian yang senantiasa mendukung JKT48 sampai sekarang ini. Mari kita jaga bersama lingkungan yang positif di sekitar kita," tutupnya.
(aln)