Nova pun membantah bahwa keputusannya bersama keluarga untuk menghentikan penjualan surat karena ingin mendapatkan rupiah.
"Ternyata pada saat ketemu Kang Emil, dia bilang bahwa ini akan ada kompenasasi dari negara. Besarnya berapa kita enggak tahu karena itu tergantung APBD," kata Nova.
"Misal ada yang bilang si uwak saya mau jual dengan harga sekian, ternyata kita ke sana untuk mendapatkan harga juga, itu enggak. Kita ke sana minta (surat itu) diamankan," tambahnya.
(edh)