“Dia menjalani gaya hidup mewah dan kerap bepergian ke berbagai negara. Dia diduga mencari tempat yang aman untuk melakukan aksi pencucian uang tersebut,” ujar Nick Hanna, seorang pengacara di Los Angeles, Amerika Serikat.
Abbas dan jaringannya merupakan kelompok kriminal yang menjalankan skema bisnis kompromi email. Trik mereka, dengan mengakses email perusahaan secara ilegal dan membuat pebisnis mentransfer uang kepada mereka.*
Baca juga: Ketika Gal Gadot Tolak Lakoni Adegan Tak Senonoh dalam Justice League
(SIS)
(LID)