Saat ditemui di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Minggu 1 Desember 2019, pria yang dijuluki 'The God Father of Broken Heart' itu menjelaskan secara singkat asal usul nama Kempot yang ternyata memiliki arti 'Kelompok Pengamen Trotoar'.
"Saya merintis karier dalam dunia seni ini awalnya ngamen di jalanan. Saya dulu ngamen di Solo, di Jogja, dan akhirnya saya dan beberapa teman pengamen berangkat ke Jakarta," ungkap Didi Kempot kepada Okezone.
Baca Juga:
Kisah Para Artis Mualaf yang Jalani Puasa Perdana
Imel Putri Cahyati: Aku Tak Punya Masalah dengan Zaskia Gotik
Di Jakarta, Didi dan teman-temannya tinggal di kawasan Slipi, Palmerah, Jakarta Selatan. Mereka rutin ngamen di sekitaran bundaran Slipi dan trotoar-trotoar jalanan untuk memenuhi kehidupan sehari-hari, dan dari situlah nama Kempot diambil.
Kepiawaian Didi dalam menciptakan lagu memang tidak perlu diragukan lagi. Dia memang berasal dari keluarga seniman daerah yang sangat menjunjung nilai-nilai kebudayaan lokal.
Kakak pertama Didi, alm. Mamiek bahkan lebih dulu menembus dunia hiburan Indonesia. Ia tergabung dalam kelompok pelawak Srimulat.
Dari Mamiek lah Didi banyak belajar untuk menjadi seorang seniman yang baik. Sang kakak juga tidak pernah berhenti mendukung keputusan Didi yang memilih menjadi pengamen di awal masa karirnya.
"Saat saya masih ngamen di pinggir jalan, kakak saya sudah jadi artis. Tapi beliau selalu mendukung dan memberikan doa terbaik kepada saya," ungkap Didi.