"Generasi milenial, bukan generasi yang doyan murung lama oleh cinta. Dia lebih suka cari obat atau pelarian secepat mungkin. Dan pelarian itu salah satunya terwadadi lirik-lirik yang dibuat didi kempot," urai Boris.
Boris juga mengatakan satu keistimewaan yang dimiliki Didi dibanding seniman lain adalah sesedih apapun liriknya, seperih apapun ceritanya tetap diramu dengan musik yang enak dan merangsang saraf gerak manusia.
"Hanya didi kempot, patah hati, dijogeti (bergoyang)," tutup pemerhati musik dan produser RCTI ini.
(edh)