Dari data yang didapat oleh APROFI, beberapa rumah produksi film mengalami kerugian hingga miliaran rupiah karena adanya situs pembajakan seperti IndoXXI. Hal ini tentunya sangat menghambat perkembangan industri perfilman Indonesia yang sebenarnya sedang meningkat dalam beberapa tahun terakhir.
Baca Juga:
Ditanya soal Baptis, Ini Tanggapan Salmafina Sunan
Rizky Febian Dilaporkan Balik Suami Lina, Sule Siap Pasang Badan
"(Kerugiannya) banyak banget bisa dicek di Google banyak data yang udah kita sebar juga. Soalnya ada data dari 2017-2018 berapa. Tapi yang jelas miliaran apa yang dirugikan di industri perfilman Indonesia," ujar Lala.
Langkah Kominfo menutup situs pembajakan film juga sempat menuai pro dan kontra. Selama ini proses tersebut sulit dilakukan karena pemerintah pada kenyataannya menunggu delik aduan dari rumah produksi sebelum menindaklanjuti laporannya.
(aln)