Minder, Alasan Pramoedya Ananta Toer Mulai Menulis

Rena Pangesti, Jurnalis
Sabtu 10 Agustus 2019 08:05 WIB
Ilustrasi Pramoedya Ananta Toer (Foto: Feri/Okezone)
Share :

Rumah bukan lagi menjadi tempat terbaik bagi Pram, ia justru memilih kuburan untuk menumpahkan kesedihannya. Momen itu membuat pria kelahiran 6 Februari ini merasa sendirian dan tidak tahu harus berbuat apa.

“Di samping pohon Jarak, saya menjerit sejadi-jadinya. Bahkan sampai sekarang, saya masih menangis kalau mengingat hal itu. Tidak tidak ada tangan yang diulurkan kepada saya kala itu,” papar Pram.

Baca Juga:

Nikita Mirzani Pamer Foto Berbikini, Netizen: Akal Sehatnya Hilang

Rai Mendadak Tinggalkan Jumpa Pers Konser D Masiv


Selama bertahun-tahun Pramoedya mengidap penyakit rendah diri. Baru pada saat ia ke Belanda untuk pertukaran pelajar tahun 1950 an, perasaan itu hilang. Lantaran Pram melakukan hubungan intim dengan orang Belanda.

“Saya berpacaran dengan noni Belanda dan untuk pertama kalinya melakukan hubungan itu. Setelah itu saya merasa sederajat dengan siapapun dan saya sangat berterima kasih kepada pacar saya itu,” pungkasnya.

(aln)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Celebrity lainnya