"Saya jadi kayak orang pincang sebelah gitu. Soalnya saya kalau curhat sama papi saya. Saya enggak pernah curhat sama mami saya, karena mami tuh kalau diajak curhat, kasihan hatinya kagetan. Kalo papi saya sangat ini.. Bahkan saya menikah pun sama suami saya persetujuan 200 persen dari papi saya," kata Uut Permatasari.
"Makanya saya menikah sama suami saya. Sebelum nikahin saya, dia bilang 'Jangan cari suami yang kaya, yang punya jabatan, atau lihat pangkat, atau lihat wajahnya yang ganteng. Kamu cari yang bisa jadi imam, yang saleh, yang bisa bawa kamu dunia akhirat. Nanti itulah pemimpin kamu, nak'. Beliau berkata begitu," sambungnya.
Seringnya ia bercerita mengenai kehidupannya kepada sang ayah, membuat wanita 36 tahun ini mengingat sebuah pesan yang sempat dikatakan oleh ayahnya. Bukan hanya soal kehidupan rumah tangganya dengan suami, tetapi juga untuk selalu bersyukur atas apapun yang diberikan Allah padanya.