5. Green Book
Kandidat terkuat lain peraih Best Picture Oscar tahun ini adalah Green Book. Film tentang perjalanan dua manusia yang saling bertolak belakang satu sama lain ini menonjolkan banyak nilai penting yang bisa dipetik oleh para penonton.
Green Book adalah film tentang perjalanan seorang pianis kulit hitam bernama Don Shirley (Mahersala Ali) dan sopirnya yang berasal dari ras kulit putih Tony Vallelonga (Viggo Mortensen) menjalani tur di Amerika bagian Selatan yang masih kental dengan rasisme di tahun 1962. Karakter Shirel dan Tony yang begitu berbeda justru menjadi sebuah tontonan yang seru dengan dialog-dialog keren di sepanjang filmnya. Akting kedua aktor tersebut juga sangat maksimal sehingga keduanya mendapatkan nominasi tersendiri dalam Oscar kali ini.
Green Book secara keseluruhan hanya mendapat lima nominasi dalam Oscar kali ini. Nominasi yang mereka dapatkan di antaranya adalah Best Motion Picture of the Year, Best Performance by an Actor in a Leading Role (Viggo Mortensen), Best Performance by an Actor in a Supporting Role (Mahersala Ali), Best Original Screenplay, danBest Achievement in Film Editing.
6. Roma
Roma menjadi topik utama perbincangan dalam Best Picture Oscar 2019. Kehadiran Roma dalam nominasi ini dipertanyakan oleh sejumlah pihak lantaran mereka berasal dari layanan streaming Netflix. AMPAS lantas menjadi sasaran empuk kritikan karena seharusnya tidak memasukkan Roma ke dalam nominasi ini.
Sebagai pihak yang mendukung kemajuan dan perkembangan film-film bioskop, kehadiran Roma memang cukup mengejutkan. Beberapa pengamat film mengatakan bahwa Roma tidak bisa menghadirkan pengalaman menonton di dalam bioskop layaknya nomine lain. Meskipun tak bisa dipungkiri film arahan Alfonso Cuaron ini adalah film dengan sinematografi terapik dan cerita yang cukup menarik.
Uniknya lagi, Roma juga masuk dalam nominasi Best Foreign Language Film of the Year pada Oscar tahun ini. Roma tercatat sebagai film dari Best Picture yang memiliki jumlah nominasi terbanyak, yakni 10 nominasi yang terdiri dari Best Foreign Language Film of the Year, Best Achievement in Directing (Alfonso Cuaron), Best Achievement in Cinematography, Best Motion Picture of the Year, Best Performance by an Actress in a Leading Role (Yalitza Aparicio), Best Performance by an Actress in a Supporting Role (Marina de Tavira), Best Original Screenplay, Best Achievement in Production Design, Best Achievement in Sound Editing, dan Best Achievement in Sound Mixing.
7. The Favourite
Sutradara Yorgos Lanthimos kembali meramaikan persaingan Oscar setelah sebelumnya masuk saat merilis The Lobster pada tahun 2015. Kali ini Yorgos hadir dengan cerita yang lebih segar, yakni tentang seorang Ratu menyedihkan bernama Anne (Olivia Colman). Anne harus menjalankan tahta kerajaan dengan segala nasihat dan bantuan dari Sarah (Rachel Weisz). Hubungan Anne dan Sarah mulai terusik ketika Abigail (Emma Stone) datang dan masuk sebagai pelayan kerajaan. Seiring berjalannya waktu perebutan predikat menjadi favorit sang Ratu menjadi konflik utama yang mewarnai film ini.
The Favourite merupakan film yang apik dari berbagai bidang. Naskah skenario kuat, dialog mendalam, komedi absurd khas Yorgos, dan juga akting ketiga aktor perempuannya membuat film ini sebagai salah satu jagoan di Oscar kali ini.
Sama halnya seperti Roma, The Favourite juga mendapatkan 10 nominasi pada tahun ini. Nominasi-nominasi tersebut adalah Best Original Screenplay, Best Achievement in Production Design, Best Achievement in Costume Design, Best Motion Picture of the Year, Best Achievement in Directing (Yorgos Lanthimos), Best Performance by an Actress in a Leading Role (Olivia Colman), Best Performance by an Actress in a Supporting Role (Rachel Weisz), Best Performance by an Actress in a Supporting Role (Emma Stone), Best Achievement in Cinematography, dan Best Achievement in Film Editing.
8. Vice
Vice adalah kisah dari wakil presiden Amerika Serikat yang paling berpengaruh sepanjang masa. Dick Cheney (Christian Bale), pernah menjabat sebagai wakil presiden George W. Bush pada periode 2001-2009.
Latar belakang Dick yang seorang pemabuk dan lulus dari Universitas Wyoming dan mendapatkan gelar Phd dari Universitas Winconsin sebelum terjun ke dunia politik menjadi alasan keseruan di film ini. Kariernya di dunia politik terus menanjak hingga akhirnya ia diminta Bush menjadi sekretaris pertahanan sebelum menjabat wakil presiden.
Penampilan Christian Bale di film ini menjadi perhatian semua penikmat film. Berperan sebagai Dich Cheney, Bale harus mengalami transformasi badan yang cukup ekstrem lagi. Ia tampil dengan perut besar membuncit dan gaya bicara khas Dick. Karena totalitas akting itu juga Bale masuk dalam nominasi Pemeran Utama Terbaik pada Oscar tahun ini.
Vice total mendapatkan delapan nominasi pada pagelaran Oscar kali ini, meliputi Best Achievement in Makeup and Hairstyling, Best Performance by an Actress in a Supporting Role (Amy Adams), Best Performance by an Actor in a Supporting Role (Sam Rockwell), Best Performance by an Actor in a Leading Role (Christian Bale), Best Motion Picture of the Year, Best Achievement in Directing (Adam McKay), Best Original Screenplay, dan Best Achievement in Film Editing.
(ady)