"Kami enggak bisa menolak tawaran untuk memberikan napas bagi Gatotkaca dalam perfilman Indonesia," sambungnya.
Memperkenalkan pahlawan dari dunia pewayangan ke generasi millenial tentu menjadi tantangan tersulit bagi tim produksi. Jangankan soal cerita, nama-nama karakternya saja pasti banyak yang tidak dikenali oleh generasi muda sekarang.
"Bagaimana kemudian menghadirkan Gatotkaca yang bisa dekat dengan penonton di zaman sekarang. Sangat tidak mudah, apalagi menjawab pertanyan bagaimana mendatangkan ksatria Kurawa dan Pandawa yang hidup pada zaman pewayangan hadir di zaman ini," kata Charles.
Meski sedang dipersiapkan, pihak rumah produksi masih enggan menyebutkan siapa pemeran tokoh utama dari film Gatotkaca. Satu hal yang pasti dari film yang akan dirilis pada Februari 2020 ini adalah hadirnya Cecep Arief Rahman sebagai penata laga atau koreografer.
(edh)