Selain meneliti kondisi rumah produksi, Willy Dozan menjelaskan kepada para juniornya bahwa terpenting adalah bagaimana bisa berakting dengan baik, dan melupakan kualitas film karena kesempatan tidak akan terulang dua kali.
“Yang penting berakting bagus. Filmnya jelek biarin. Orangkan akan menilai. Peduli amat. Kesempatan kapan lagi,” papar Willy Dozan.
Pemain film Target ini pun menyesali bahwa dirinya dahulu sempat selektif dalam membintangi sebuah film. Bagi Willy Dozan, itu artinya ia menyia-nyiakan uang yang datang kepadanya.
“Saya pernah ngalamin dulu zaman 80an awal, manajer saya bilang ini enggak bagus, ini enggak boleh. Padahal duit semua itu. Setelah kesananya nyesel, gila duit semua itu, bisa 5 rumah itu. Saya bilang ke anak muda, ambil saja,” tutupnya.
(aln)