"Selama 13 tahun, fans Linkin Park telah menjadi suporter yang luar biasa untuk Music For Relief, benar-benar membantu misi kami untuk membantu korban selamat dan kelompok yang berjuang setelah bencana alam," kata wakil presiden EIF, Whitney Showler seperti dilansir NME, Rabu (4/4/2018).
Walau pun penjualan instrumen bersejarah ini memiliki tujuan baik, tapi tetap saja kegiatan ini menimbulkan tanya tentang masa depan Linkin Park. Salah satu band legendaris dunia ini masih belum beraktivitas penuh setelah konser tribute untuk sang vokalis pada Oktober 2017 lalu.
Mike Shinoda sendiri pernah mengatakan jika dia dan timnya masih belum tahu kemana arah Linkin Park ke depannya. Menurut Shinoda, tak ada jawaban pasti untuk masa depan grupnya hingga saat ini.
Baca Juga: Mike Shinoda "Linkin Park" Tolak Manggung dengan Hologram Chester Bennington
"Aku tak bisa mengatakan apa yang akan terjadi pada band ini. Benar-benar tak ada jawaban. Lucu rasanya karena jika pun aku mengatakan apapun soal masa depan band ini, itu akan menjadi headline, yang mana merupakan hal yang bodoh karena jawabannya adalah tidak ada jawaban," jawab Shinoda.
(kem)