Aspek visual menjadi salah satu bagian terbaik dari film ini. Sinematografinya terasa sangat menawan. Efek CGI yang digunakan pun terasa lebih baik dari film-filmnya yang terdahulu. Beberapa detail film ini pun patut mendapat pujian meski tidak semuanya merupakan sebuah ide baru di dunia film. Sebagai film yang mengambil setting masa depan, Blade Runner 2049 menampilkan banyak elemen yang dipercaya akan ada pada tahun tersebut. Mobil terbang, iklan hidup, teknologi canggih, atau bahkan detail kecil seperti sebuah tampilan keyboard computer terbaru.
Tak hanya dari segi tampilan, segi cerita pun menjadi salah satu bagian yang bagus untuk dinikmati. Semuanya mengalir dengan indah disertai dengan adegan-adegan yang menarik. Kualitas akting dari para pemainnya pun tak usah diragukan lagi. Blade Runner 2049 merupakan sebuah paket komplet untuk dinikmati para pencinta film.
Ryan Gosling berperan sebagai Opsir K, seorang Blade Runner yang terjerumus ke dalam sebuah kasus langka di tahun 2049. Kasus ini membawanya menemukan banyak hal baru, termasuk bertemu dengan Rick Deckard (Harrison Ford).
Satu-satunya kekurangan dari film ini bisa dikatakan adalah durasinya yang terlalu panjang. Film ini memakan waktu selama 2 jam 43 menit. Sebuah durasi yang sangat jarang ditemukan untuk sebuah film sci-fi. Kendati demikian, durasi lama ini dirasa wajar karena Dennis ingin menghubungkan cerita dari film sebelumnya agar para penggemar tidak kecewa dengan karyanya.
Secara keseluruhan, Okezone memberikan nilai 8 untuk film Blade Runner 2049. Film ini menjadi salah satu film wajib tonton di bulan Oktober 2017.
(aln)