JAKARTA - Umi Pipik mengaku siap menghadapi risiko dari keputusannya mengenakan cadar atau niqab. Meski sempat kasihan bagi orang-orang yang ingin melihat wajahnya, mantan istri almarhum Ustadz Jeffry al-Buchori ini lebih mantap ingin mengenakannya.
Hal ini berlaku bagi pekerjaan-pekerjaan dakwah Umi Pipik di berbagai tempat. Menurutnya dalam tayangan Go Spot RCTI, Selasa (20/6/2017), ia memang sering mengecewakan penonton yang ingin melihat wajahnya secara penuh. Tak jarang ia harus membatalkan pekerjaan karenanya.
"Orang awam yang di daerah itu ngundang saya mungkin kepengen liat muka saya, tapi saya udah gak mungkin lah, udah gak mau juga gitu," papar Umi Pipik.
Pasalnya, sudah dua tahun rupanya Umi Pipik mengaku mempertimbangkan keputusannya mengenakan niqab. Salah satu sahabatnya, Indadari Mindrayanti, sudah mengetahui hal itu. Tentunya, berbagai pergolakan batin yang terjadi pada dirinya selama dua tahun terakhir telah selesai.
Selain itu, Umi Pipik ingin menggunakan momen mengenakan niqab sebagai momem hijrah baginya. Layaknya hijrah pada umumnya, ia mengungkap sudah siap menghadapi risiko apapun yang ada ke depanya.
"Satu kata hijrah itu kan saya siap meninggalkan dan siap ditinggalkan," tutup Umi Pipik.
(ade)