Sutradara Chris Columbus sendiri ternyata diam-diam sudah melirik Radcliffe. Saat proses audisi baru dibuka, Columbus kebetulan sempat melihat Radcliffe bermain di musikal David Copperfield dan langsung merasa ia memiliki segala persaratan menjadi seorang Potter.
Awalnya, mereka kesulitan membujuk Radcliffe untuk bergabung. Pasalnya, aktor kelahiran 1989 itu tak tertarik berakting atau menjadi aktor. Untungnya, Columbus berhasil mendekati ayah Radcliffe dan membujuknya untuk ikut audisi.
"Suatu sore, David Heyman sang produser pergi ke theater dan dia tahu ayah Daniel yang merupakan seorang agen. Jadi produser mendekati Daniel dan ayahnya dan berkata pada Daniel, 'Mengapa kau tak datang dan ikut audisi? Pikirkan soal ini.' Jadi dia bilang, 'O,'" tutur Hirshenson.
Singkat cerita, audisi terakhir menyisakan enam kandidat pemeran Harry Potter, dua atau tiga Hermione, dan sekitar lima Ron. Emma Watson dan Rupert Grint dengan mudah memenangkan peran Hermione serta Ron. Tapi tidak demikian dengan Daniel Radcliffe untuk Harry Potter.
"Ada anak lain yang cukup kami suka juga. Ada dua. Chris langsung menyukai Daniel, tapi beberapa orang bilang, 'Anak yang satu lagi menarik.' Jadi kami berpikir, 'Ayo tidur. Kita akan kembali lagi dan melihat ini,'" papar Hirshenson.