Aksi Unik Audisi Rising Star, Inggris Versi Sunda hingga Alat Musik Tradisional

Oris Riswan, Jurnalis
Selasa 04 Oktober 2016 16:33 WIB
Audisi Rising Star (Foto: Twitter Rising Star)
Share :

BANDUNG - Audisi Rising Star Indonesia di Sasana Budaya Ganesa (Sabuga), Kota Bandung, Selasa (4/10/2016), memiliki daya tarik tersendiri. Aksi para peserta membuat kagum hingga tersenyum peserta lainnya.

Hal itu terlihat di area holding room atau ruang tunggu para peserta. Sambil menunggu kesempatan untuk dites di hadapan para juri, para peserta ditempatkan di area holding room.

Di sana, satu per satu peserta audisi yang punya rasa percaya diri lebih tampil di atas panggung untuk menghibur peserta lainnya. Ada yang terlihat percaya diri, canggung, hingga kocak.

Fania misalnya, siswi SMA yang ikut dalam audisi tersebut, terlihat percaya diri tampil. Tanpa diiringi musik, ia menyanyikan lagu You Rise Me Up yang mendapat sambutan tepuk tangan peserta lain.

Ada juga peserta perempuan berusia belasan tahun yang tampil atraktif. Ia mengajak peserta lain untuk bertepuk tangan mengiringinya bernyanyi.

Beberapa peserta lain pun ada yang awalnya percaya diri tampil di panggung. Tapi lama-kelamaan mereka menjadi grogi dan tidak melanjutkan nyanyiannya.

Meski begitu, mereka tetap melanjutkan niatnya untuk mengikuti audisi. Gagal tampil di hadapan sesama peserta, mereka tetap punya kesempatan lolos dari audisi setelah dites di hadapan juri.

Tapi ada salah satu yang paling menarik perhatian peserta. Adalah aksi Hendrik, pria asal Rancaekek, Kabupaten Bandung. Dengan penuh rasa percaya diri, ia maju dengan membawa gitar akustiknya.

"Mau nyanyi lagu She's Gone," kata Hendrik dengan logat Sundanya yang kental.

Ia pun didapuk pembawa acara untuk unjuk kemampuan. Ia kemudian bernyanyi membawakan lagu berbahasa Inggris tersebut dengan logat Sunda. Praktis, gaya menyanyi Hendrik mengundang tawa sesama peserta.

"Sudah ah, geumpeur (grogi)," tutup Hendrik di tengah-tengah lagu setelah tak mampu bernyanyi dengan nada tinggi. Tawa kembali hadir dari peserta audisi. Hendrik pun ikut tertawa.

Selang sekira satu jam kemudian, salah seorang peserta tampil dengan membawa alat musik tartiwi yang merupakan singkatan dari gitar kecapi awi (bambu). Alat berupa bambu itu merupakan perpaduan gitar dan kecapi berukuran sekira 30 centimeter.

Ia tampil menyanyikan Laguku. Para penonton pun dibuat serius mendengarkan alunan tartiwi dan suara nyanyian sang pemilik alat musik.

Setelah itu, para peserta lainnya giliran tampil di atas panggung. Sesekali tawa terdengar renyah, sesekali tepuk tangan meriah diberikan bagi peserta yang tampil memukai, bahkan sesekali penonton dibuat tersentuh saat ada yang menyanyikan lagu bernada sedih.

(aln)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Celebrity lainnya