Film 'Soegijapranata' Bicara Multikultur

Mahfiroh, Jurnalis
Selasa 19 April 2011 15:08 WIB
Garin Nugroho. (Foto: Mahfiroh/Okezone)
Share :

JAKARTA- Soegijapranata Uskup pribumi pertama di Indonesia, kiprahnya tak sebatas tembok kekatolikan saja, tetapi merentang jauh sampai kepada keprihatinan bangsa Indonesia di masa awal kemerdekaan.

Semangat kepahlawanan dan perjuangannya di tengah bangsa yang mendambakan kemerdekan menjadi landasan dasar sutradara Daun di Atas Bantal mengusung sosok Soegijapranata ke layar lebar.

"Sudah saatnya indvidu bangsa merayakan multikultur, pemahaman multikultur, dan pemahaman nasionelisme yang bersahaja. Landasan ini yang membuat saya mendokumentasikan uskup pribumi pertama," ujarnya seusai press conference pembuatan film Perjuangan dan Semangat Soegijapranata di By The Beach Cafe, EX-Plaza Indonesia, Selasa (19/4/2011).

Sutradara yang sudah malang melintang di dunia perfilman selama kurun waktu 30 tahun ini sengaja memilih salah satu tokoh pahlawan Soegijapranata kelahiran Surakarta, 25 November 1896 karena ideologinya.

"Pernyataan-pernyataan (Soegijapranata) ke publik dan keberaniannya. Pada saat memandu bangsa, ketika masalah perang lima hari, bahkan dia bilang jangan pernah bendera merah putih diturunkan kembali. Itu kan pernyataan penting sekali. Dia juga menyatakan dia adalah Indonesia saat pidato internasional," tuturnya.

(nov)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Celebrity lainnya