JAKARTA - Baim Wong mendukung mantan Presiden Soeharto untuk menjadi pahlawan nasional. Meskipun banyak yang menentang rencana ini, namun baginya sosok Soeharto tak pernah absen beribadah.
“Dia itu satu dari seratus juta orang yang saya kagumi. Saya pribadi sangat mengagumi beliau, sebagai panutan dalam hidup saya,” puji Baim yang ditemui di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), belum lama ini.
Dia mengatakan sejak Soeharto masih hidup, beberapa kali kesempatan Baim sering berkunjung ke rumahnya di Jalan Cendana, Menteng, Jakarta Pusat.
“Di situ aku melihat, tidak pernah satu kali pun absen beribadah. Apalagi saat salat Tarawih,” tukasnya.
Baim mengatakan tidak hanya sosok Soeharto yang dia kagumi, tapi juga sosok Presiden RI yang pertama, Soekarno. Baginya, sosok Soeharto seakan melengkapi kegigihan Soekarno.
“Aku menilai sosok Soeharto juga menurun pada sosok beliau, almarhum Soeharto. Mohon maaf, kalau sampai detik ini belum ada satupun sosok presiden (Indonesia) yang saya kagumi, kecuali Soeharto,” ungkapnya.
Jika masyarakat ada yang menghujat Soeharto, Baim berpendapat itu hanya sebagian saja. Pasalnya, di saat 1000 hari wafat Soeharto, banyak masyarakat yang hadir untuk mendoakannya.
“Mereka dengan setia mengaji untuk beliau. Bahkan ada juga yang datang dari luar kota untuk mendoakan Soeharto,” kata dia.
Soeharto dinilai sosok yang memiliki banyak gelar. Bagi Baim, tak berlebihan rasanya jika Soeharto dijadikan pahlawan nasional.
“Sangat pantas. Saya bangga bisa jadi seperti dia. Jasanya terlalu banyak,” pungkasnya.
(nov)