BANDUNG- Sebelum menggelar pertunjukan sulap di hadapan pegawai Gedung Sate Jalan Diponegoro Bandung, siang tadi, master magic Limbad sempat meminta izin pada "penunggu" Gedung Sate.
Setelah meminta izin, Limbad pun mengaku berhasil melakukan trik sulap memakan klip untuk kertas dan menerbangkan meja tanpa masalah.
"Sisi keangkeran sebuah terkadang muncul saat seseorang masuk atau melakukan sesuatu tanpa izin. Dan itu berlaku di tempat-tempat yang disakralkan, termasuk di Gedung Sate," tandasnya.
Pria yang akrab disapa mbah Lim itu mengaku merasakan aura positif yang cukup besar hingga 75 persen saat menginjakkan kaki di Gedung Sate. Sisanya, kata dia, sudah dipastikan negatif.
"Saya baru merasa tenang pada saat menerima aura itu ketika melihat musala," tandasnya.
Di balik penerimaan yang ada, Limbad berharap persentasi aura yang ditangkapnya itu tidak berkurang dan menjadi lebih besar lagi. Sebab, kata dia, Gedung Sate dinilai memiliki kelebihan sendiri dari gedung pemerintahan lain, selain dari konteks sejarah atau pun arsitekturnya.
"Yang terpenting adalah amanah dari pemimpinnya itu sendiri. Aura positif itu akan menjadi lebih besar lagi jika pemimpinnya (Gubernur Jabar Ahmad Heryawan) bisa menuntun masyarakatnya pada hal yang benar. Sangat sayang jika aura positif yang ada disia-siakan pada hal yang tidak maslahat," pungkas Limbad.
(uky)