KRINDJABO - Sehari setelah Michael Jackson meninggal pada 25 Juni 2009, para pemimpin suku di sebuah negara di tenggara Afrika Barat mengklaim bahwa Raja Pop itu merupakan keturunan mereka.
Para pemimpin adat meminta agar Michael dimakamkan di daerah bernama Krindjabo sebagaimana tradisi yang berlaku di sana. Pemilik album 'Thriller' itu pernah berkunjung ke Krindjabo pada 1992.
Walau permintaan agar jenazah Michael dikuburkan di sana tidak terpenuhi, para pemimpin adat itu tetap memberikan penghormatan dengan menghadiahi Michael gelar Prince of Sanwi.
Klaim Raja Afrika itu ternyata bukan bualan. Menurut Organizing Committee President Oliver Kattie, berdasarkan penelitian genealogi, Michael memang memiliki garis keturunan dari keluarga Kerajaan Sanwi.
Seperti diberitakan AFP, Senin (3/8/2009), pemberian gelar Prince of Sanwi dilakukan Raja Sanwi, Amon N'Douffou, dalam sebuah upacara yang dihelat pada Sabtu, 1 Agustus 2009. Acara itu tak kurang dihadiri 2.000 orang di Kings Park.
Para pengunjung menggunakan atribut mirip Michael serta menari tari tradisonal sebagai bentuk penghormatan.
Sejumlah pengunjung lainnya menggunakan kaos bergambar Michael bertuliskan Krindjabo menangis untukmu dan Sanwi tidak akan pernah melupakanmu.
(ang)