JAKARTA - Kalau album barunya dibajak, anggota band Repvblik mengaku pasrah. Mereka sadar kalau pembajakan hak cipta terjadi karena kondisi ekonomi bangsa yang belum membaik.
"Kalau bajakan, mau bilang apa lagi. Ekonomi Indonesia kan masih belum baik," kata vokalis Repvblik, Rury saat peluncuran album kedua di MU Cafe, Senin (27/7/2009).
Rury mengaku, penjualan cakram padat pada masa sekarang memang tidak terlalu menguntungkan. "RBT (Ring Back Tone) tetap nomor satu untuk penjualan lagu Repvblik," jelasnya.
Rencananya, untuk album baru yang berisi 12 lagu ini akan dipromosikan melalui acara musik di berbagai stasiun televisi dan juga promo tour.
"Kita juga akan promo ke Semarang, Kalimantan, Jawa Timur. Soalnya di sana Republikan (Fans Repvblik) banyak," pungkas Rury.(nov)
(uky)