JAKARTA - Citra film horor Indonesia di mata Aline Adita terlanjur buruk. Film horor kelas lokal kadung identik dengan esek-esek. Oleh karena itu, Aline menolak tawaran yang mengajaknya main film horor.
"Tahun ini aku banyak tawaran main film, tapi ya gitu. Horor lagi, horor lagi. Jadi aku enggak mau," aku Aline yang ditemui di Graha BIP, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (14/4/2011).
Pemilik nama Caroline Ingrid Adita itu beralasan, film horor Indonesia lebih banyak mengeksploitasi keseksian tubuh pemain ketimbang kekuatan jalan cerita. Berbeda dengan film-film horor luar negeri yang mampu menguras rasa takut dan penasaran penonton dengan jalan ceritanya.
"Ya aku enggak suka saja. Apalagi di sini penggarapannya, imejnya dan eksekusinya enggak bagus. Menurut aku, pemainnya dieksploitasi banget dan terlalu vulgar. Enggak kayak horor luar negeri seperti Thailand begitu," tandasnya.
(ang)
Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri