Musik Indonesia Alami Kemunduran, Bams Tampil Beda
Minggu, 27 Desember 2009 - 18:05 wib
Tomi Tresnady - Okezone
JAKARTA - Dominasi musik melayu di pasar musik Indonesia membuat semuanya tampak sama. Bams pun menilai demikian hingga menyebut musik saat ini hanya berbeda voakalis.
Melihat kondisi ini, Bams mengatakan dia lebih memilih menjadi kru saja ketimbang jadi penyanyi. “Gue ingin bermusik semau gue dan ikutin insting gue. Jadi kalau disuruh sama musiknya dengan yang lain, lebih baik jadi kru daripada jadi vokalis,” papar putra pengacara kondang, Hotma Sitompul ini ditemui usai menerima medali sebagai Youth Fellow of Mind Champs di Rumah Ranadi, Jalan Jeruk Perut, Cilandak, Jakarta Selatan, Minggu (27/12/2009).
Dia mengatakan, dominasi musik yang ada sekarang juga tak lepas dari pilihan industri musik. Bams mengatakan musik saat ini sama saja, hanya beda vokalis yang membuat musik jadi terdengar jelek.
“Cuma karena salah satu band sukses dan laku dengan musik seperti itu, jangan terus semua kayak gitu,” kilahnya.
Bams mengatakan seni itu harus berbeda karena seni tidak bisa dinilai. Jika sekarang dia tidak suka musik Melayu, alasannya adalah karena genre itu dia nilai basi.
“Musik melayu semua itu yang basi dan itu kemunduran industri (musik) kita,” kata dia.
Menurut Bams, yang harus dilakukan untuk mengembalikan musik Indonesia pada jalurnya adalah dengan mengubah pola pikir. “Jadi bisa mengubah para pemusik Indonesia,” pungkasnya.(nov)
- Bams 'Samsons' Makin Dekat dengan Tuhan
- Ditinggal Nia, Bams 'Samsons' Betah Menjomblo
- Bams 'Samson' Belum Mau Menikah
- Takut Sakit, Bams 'Samsons' Diet
- Bams: Masak Kelihatan Belahan Dada Dibilang Porno?
- Infotainment Haram, Bams Nilai Bangsa Ini Mundur
- Bams 'Samsons': Infotainment Indonesia Banyak Hal Tak Penting
- Aura Kasih-Bams Pesan, Jangan Lupa Pakai Kondom!
- Bams Ogah Jadi Tamu Tak Diundang di Nikahan Nia Ramadhani
-
Jonathan » 0 Tanggapan
sepakat dengan argumen dari Bang Bams.... maju terus dan sukses selalu.. GBU.
Beri Tanggapan Laporkan
-
Yudhi » 0 Tanggapan
Setuju.... setelah sekian lama musik Indonesia cukup mempunyai tajinya di Asia Tenggara bahkan Asia, kini seperti kehilanggan kreatifitas dan idealismenya bisa2 nanti nasibnya sama kaya sinetron atau film2 Indonesia kuantitasnya banyak tapi minim kreatifitas.
Beri Tanggapan Laporkan