okefood   |   okeklasika   |   myzone   |   okezone.tv   |   dahsyat   |   photo   |   suar   |   games  
Getting Time...
line

Tasya Semangat Cegah Global Warming

Sabtu, 21 November 2009 - 18:26 wib
Marieska Harya Virdhani - Okezone
okezone.com
Tasya (ist)

DEPOK - Mantan artis cilik pelantun lagu Anak Gembala, Tasya, adalah salah satu artis yang sangat peduli lingkungan. Meski usianya masih terbilang belia, Tasya mengaku sangat peduli untuk memerangi isu pemanasan global atau global warming.  

Sebagai Duta Lingkungan 2009, Tasya ikut serta dalam kegiatan penanaman pohon bersama 1000 siswa SD dan SMP se?Jabodetabek di Hutan Kota Universitas Indonesia (UI). Selain menanam pohon bersama Menteri Lingkungan Hidup Gusti Muhammad Hatta, serta Yayasan Sabda Alam, Tasya juga ikut mendampingi pelepasan burung dara dan kutilang secara simbolis.

Menurut Tasya, saat ini setiap orang sudah mulai ramai?ramai mengurangi dan mencegah pemanasan global. "Pastinya sudah mulai ditingkatkan pencegahannya, karena global warming sendiri juga sudah bisa dirasakan lansung oleh kita sendiri," tutur Tasya kepada Okezone, Sabtu (21/11/09).

Tasya menuturkan, masyarakat sudah harus mulai mencari?cari tips mencegah pemanasan global seperti pengurangan penggunaan plastik serta mengurangi tingkat polusi udara.

"Aku juga sudah melaksanakan pencegahan global warming di rumah, misalnya dengan penanaman pohon seperti ini," tuturnya.(ahm)

  • Sidharta Krisnamurti » 0 Tanggapan
    Wah, hebat kepedulian Tasya terhadap Global Warming ! Bila saat ini di Indonesia hanya terfocus pada masalah penghijauan dan hanya memprediksi GW disebabkan oleh gas CO2 hasil dari kendaraan bermotor dan industri serta penggundulan hutan, gas metan hidrat hasil dari peternakan jauh lebih membahayakan planet bumi dibanding gas CO2. Kapan Indonesia dapat berpartisipasi dalam masalah Stop GW dengan bebas daging dengan dimulai 1-4hari dalam sebulan ? Trims.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Sidharta Krisnamurti » 0 Tanggapan
    Wah, hebat kepedulian Tasya terhadap Global Warming ! Bila saat ini di Indonesia hanya terfocus pada masalah penghijauan dan hanya memprediksi GW disebabkan oleh gas CO2 hasil dari kendaraan bermotor dan industri serta penggundulan hutan, gas metan hidrat hasil dari peternakan jauh lebih membahayakan planet bumi dibanding gas CO2. Kapan Indonesia dapat berpartisipasi dalam masalah Stop GW dengan bebas daging dengan dimulai 1-4hari dalam sebulan ? Trims.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • bagoeezt » 0 Tanggapan
    SETUJU BUANGETZZZZZZZZ..........
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.