Oki juga menjelaskan momen ketika seorang suporter menghampirinya sambil menangis dan mengingatkan bahwa sudah banyak korban akibat karhutla.
Orang itulah yang kemudian kepalanya dipegang Oki. Ia membantah narasi yang menyebut dirinya mencekik suporter tersebut.
“Sampai pada akhirnya ada orang yang datang dan bilang sama aku sambil nangis, ‘Bang, tapi memang udah banyak kali korbannya.’ Nah, itu adalah orang yang kepalanya kupegang, yang narasinya bilang aku mencekik orang. Kepalanya kupegang,” jelasnya.
Oki mengaku sempat mengatakan kepada suporter itu bahwa dirinya memahami persoalan karhutla yang tengah terjadi. Ia bahkan mengungkapkan pernah merasa terancam karena suaranya terkait isu tersebut.
Meski demikian, Oki menyadari pernyataannya saat itu mungkin ikut memicu kesalahpahaman dan membuat narasi mengenai kejadian di tribun semakin melebar.