Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jadi Lulusan Pesantren, Syakir Daulay Bangga Film Religi Kini Tak Lagi Kaku

Ravie Wardani , Jurnalis-Selasa, 22 September 2026 |19:57 WIB
Jadi Lulusan Pesantren, Syakir Daulay Bangga Film Religi Kini Tak Lagi Kaku
Neno Warisman dan Syakir Daulay
A
A
A

JAKARTA - Santri Film Festival (SANFFEST) 2026 resmi digelar untuk mewadahi karya sinematik santri hingga panggung festival film internasional.

Festival film bertema “The Verses in Motion” ini digagas oleh Neno Warisman bersama Kementerian Kebudayaan di bawah arahan Menteri Kebudayaan Fadli Zon, dengan menggandeng Yayasan Indonesia Mengasuh Berbudaya (YIMB) sebagai pelaksana.

Aktor sekaligus sutradara muda alumni pesantren, Syakir Daulay, menegaskan bahwa film karya anak pesantren tidak lagi dipandang sebelah mata.

"Di SANFFEST 2026 ini kita ingin menegaskan bahwa tidak ada film religi yang kaku. Semua film adalah refleksi dari nilai kehidupan," ujar Syakir dalam konferensi pers peluncuran SANFFEST 2026 di kawasan, Ciledug, Jakarta Selatan, Senin (21/9/2026).

Menurut Syakir, santri memiliki kekuatan untuk memotret realitas sosial di luar pesantren lewat prinsip Iqra.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita celebrity lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement