Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jadi Lulusan Pesantren, Syakir Daulay Bangga Film Religi Kini Tak Lagi Kaku

Ravie Wardani , Jurnalis-Selasa, 22 September 2026 |19:57 WIB
Jadi Lulusan Pesantren, Syakir Daulay Bangga Film Religi Kini Tak Lagi Kaku
Neno Warisman dan Syakir Daulay
A
A
A

Nilai kesantrian pun tak melulu harus disampaikan lewat ceramah verbal, melainkan melalui plot yang memikat, konflik, dan penokohan yang kuat.

Senada dengan Syakir, Neno Warisman, mengatakan pihaknya menargetkan SANFFEST menjadi jembatan sinema santri menuju kancah global di tahun ketiga penyelenggaraannya.

Tema yang diusung pun untuk menerjemahkan nilai-nilai Al-Quran dan ayat-ayat kehidupan ke dalam bahasa visual yang universal dan menyentuh lintas kalangan penonton.

Direktur Program SANFFEST 2026 sekaligus Pembina YIMB, Gus Ahmad Ubaidillah, membeberkan bahwa data EMIS Kementerian Agama mencatat ada lebih dari 42.000 pesantren di seluruh penjuru Indonesia.

“Target kami bukan hanya semakin banyak karya yang masuk, tetapi bagaimana karya-karya tersebut memiliki kualitas artistik dan kekuatan cerita sehingga mampu berbicara di ruang perfilman yang lebih luas,” ungkap Gus Ahmad. Selain film cerita pendek berdurasi 7 hingga 12 menit, festival ini juga menghadirkan penghargaan baru berupa Poster Terbaik.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita celebrity lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement